Berbahan Tepung Singkong, Cepat Terurai Tanah
Monday, May 3rd, 2010Batam Pos|| Rubrik Minggu
Save The Earth
Berbahan Tepung Singkong, Cepat Terurai Tanah
Minggu, 28 Februari 2010 09:18
Dunia kini mengkampanyekan pengurangan kantong plastik. Plastik berdampak buruk, tidak terurai di alam, menjadi penyebab banjir, menyumbang pemanasan global dan lainnya. Di Batam, Miracle Aesthetic Clinic, klinik estetika, memperkenalkan tas ramah lingkungan yang 50 persen terbuat dari tepung singkong.
Namanya Miracle Eco Bag. Sekilas bentuknya sama dengan kantong plastik biasa. Jika diraba juga tak terasa adanya perbedaan yang mencolok. Namun jangan salah. Miracle Eco Bag bukan tas plastik biasa.
Miracle Eco Bag adalah kantong ramah lingkungan dengan desain menarik dan dibuat menggunakan resin BE+ ((biodegradable resin). Tidak seperti plastik biasa yang memerlukan waktu lebih dari 1.000 tahun untuk terurai, Miracle Eco Bag akan terurai di dalam tanah tropis dalam waktu 10 minggu. Itu berdasarkan test report yang dilakukan Sucofindo/SGS.
BE+ adalah resin baru yang dikembangkan dan diciptakan di Indonesia oleh putra Indonesia. BE+ mengandung 50 persen tepung singkong Indonesia beserta sumber-sumber alami lain yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui. Resin BE+ sudah dipatenkan dan diharapkan dapat menjadi pilihan alternatif selain resin-resin lain yang sudah dikenal masyarakat.
”Miracle Eco Bag ini yang kami gunakan di Miracle sebagai ganti kantong plastik,” kata Operational Manager Miracle Aesthetic Clinic Batam, Yatmie. ( more )














